Minggu, 15 Maret 2020


PRESENTASI
“Computing Environment”



BY : Group 7
1.    Ryan Saputra
2.    Untari Safitri Hidayati

Dosen Pembimbing : INDRA GRIHA TOFIK ISA S.T.,M.Kom


POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA
D4-MANAJEMEN INFORMATIKA
2020



Computing Environment

Computing Environment /lingkungan komputasi adalah suatu lingkungan di mana sistem komputer digunakan. Lingkungan komputasi dapat dikelompokkan menjadi empat jenis : komputasi tradisional, Komputasi server-klien, Peer to Peer Computing, Komputasi Berbasis Web.
1.      Komputasi Tradisional
Pada awalnya komputasi tradisional hanya meliputi penggunaan komputer meja (desktop) untuk pemakaian pribadi di kantor atau di rumah. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi maka komputasi tradisional sekarang sudah meliputi penggunaan teknologi jaringan yang diterapkan mulai dari desktop hingga sistem genggam. Perubahan yang begitu drastis ini membuat batas antara komputasi tradisional dan komputasi berbasis jaringan sudah tidak jelas lagi.
Tren saat ini adalah menyediakan lebih banyak cara untuk mengakses lingkungan komputasi ini. Teknologi web memperluas batas komputasi tradisional. Perusahaan membuat portal yang menyediakan aksesibilitas Web ke server internal mereka. jaringan komputer pada dasarnya adalah terminal yang memahami komputasi berbasis web. Komputer genggam dapat disinkronkan dengan PC untuk memungkinkan penggunaan informasi perusahaan yang sangat portabel.
Di rumah, sebagian besar pengguna memiliki komputer tunggal dengan koneksi modem lambat ke kantor, Internet, atau keduanya. Saat ini, kecepatan koneksi jaringan yang dulu hanya tersedia dengan biaya besar relatif murah, memberikan pengguna rumah lebih banyak akses ke lebih banyak data. Koneksi data cepat ini memungkinkan komputer di rumah untuk melayani halaman Web dan menjalankan jaringan yang mencakup printer, PC klien, dan server. Beberapa rumah bahkan memiliki firewall untuk melindungi jaringan mereka dari pelanggaran keamanan.
2.     Komputasi Server-Klien
Karena PC telah menjadi semakin kuat, dan lebih murah, desainer telah bergeser dari arsitektur sistem terpusat. Terminal yang terhubung dengan sistem terpusat sekarang digantikan oleh PC. Sejalan dengan itu, fungsi antarmuka pengguna yang pernah ditangani langsung oleh sistem terpusat semakin banyak ditangani oleh PC. Akibatnya, banyak sistem saat ini bertindak sebagai sistem server untuk memenuhi permintaan yang dihasilkan oleh sistem klien.
Sistem server dapat dikategorikan secara luas sebagai server komputasi dan server file:
·         sistem server komputer menyediakan antarmuka tempat klien dapat mengirim permintaan untuk melakukan tindakan (misalnya, membaca data); sebagai tanggapan, server mengeksekusi tindakan dan mengirimkan kembali hasil kepada klien. Server yang menjalankan database yang menanggapi permintaan klien untuk data adalah contoh dari sistem tersebut.
·         Sistem server file menyediakan antarmuka sistem file di mana klien dapat membuat, memperbarui, membaca, dan menghapus file. Contoh dari sistem tersebut adalah server Web yang mengirimkan file ke klien yang menjalankan browser Web.
3.      Peer to Peer Computing
Struktur lain untuk sistem terdistribusi adalah model sistem peer-to-peer (P2P). Dalam model ini, klien dan server tidak dibedakan satu sama lain; sebaliknya, semua node dalam sistem dianggap rekan, dan masing-masing dapat bertindak sebagai klien atau server, tergantung pada apakah itu meminta atau menyediakan layanan.

Menentukan layanan apa yang tersedia dicapai dengan salah satu dari dua cara umum:
·         Ketika sebuah node bergabung dengan jaringan, ia mendaftarkan layanannya dengan layanan pencarian terpusat pada jaringan. Setiap simpul yang menginginkan layanan tertentu terlebih dahulu menghubungi layanan pencarian terpusat ini untuk menentukan simpul mana yang menyediakan layanan. Sisa komunikasi terjadi antara klien dan penyedia layanan.
·         Rekan yang bertindak sebagai klien harus terlebih dahulu menemukan simpul apa yang menyediakan layanan yang diinginkan dengan menyiarkan permintaan layanan ke semua simpul lain dalam jaringan. Node (atau node) yang menyediakan layanan itu menanggapi rekan membuat permintaan. Untuk mendukung pendekatan ini, protokol penemuan harus disediakan yang memungkinkan rekan kerja untuk menemukan layanan yang disediakan oleh rekan kerja lain dalam jaringan.

4.      Komputasi Berbasis Web

Web telah menjadi di mana-mana, yang mengarah ke lebih banyak akses oleh berbagai perangkat yang lebih banyak daripada yang diimpikan beberapa tahun yang lalu. PC masih merupakan perangkat akses yang paling umum, dengan workstation, PDA genggam, dan bahkan ponsel juga menyediakan akses.
Penerapan komputasi berbasis web telah memunculkan yang baru kategori perangkat, seperti load balancers, yang mendistribusikan koneksi jaringan di antara kumpulan server serupa. Sistem operasi seperti Windows 95, yang bertindak sebagai klien Web, telah berevolusi menjadi Linux dan Windows XP, yang dapat bertindak sebagai server Web dan juga klien. Secara umum, Web telah meningkatkan kompleksitas perangkat karena penggunanya mengharuskan mereka untuk mengaktifkan Web.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar