PRESENTASI
“Computing Environment”
BY : Group 7
1.
Ryan
Saputra
2.
Untari
Safitri Hidayati
Dosen Pembimbing : INDRA GRIHA
TOFIK ISA S.T.,M.Kom
POLITEKNIK
NEGERI SRIWIJAYA
D4-MANAJEMEN
INFORMATIKA
2020
Computing
Environment
Computing
Environment /lingkungan komputasi adalah suatu lingkungan di mana sistem
komputer digunakan. Lingkungan komputasi dapat dikelompokkan menjadi empat
jenis : komputasi tradisional, Komputasi server-klien, Peer to Peer Computing, Komputasi
Berbasis Web.
1.
Komputasi
Tradisional
Pada awalnya
komputasi tradisional hanya meliputi penggunaan komputer meja (desktop) untuk
pemakaian pribadi di kantor atau di rumah. Namun, seiring dengan perkembangan
teknologi maka komputasi tradisional sekarang sudah meliputi penggunaan
teknologi jaringan yang diterapkan mulai dari desktop hingga sistem
genggam. Perubahan yang begitu drastis ini membuat batas antara komputasi
tradisional dan komputasi berbasis jaringan sudah tidak jelas lagi.
Tren
saat ini adalah menyediakan lebih banyak cara untuk mengakses lingkungan
komputasi ini. Teknologi web memperluas batas komputasi tradisional. Perusahaan
membuat portal yang menyediakan aksesibilitas Web ke server internal mereka.
jaringan komputer pada dasarnya adalah terminal yang memahami komputasi
berbasis web. Komputer genggam dapat disinkronkan dengan PC untuk memungkinkan
penggunaan informasi perusahaan yang sangat portabel.
Di
rumah, sebagian besar pengguna memiliki komputer tunggal dengan koneksi modem
lambat ke kantor, Internet, atau keduanya. Saat ini, kecepatan koneksi jaringan
yang dulu hanya tersedia dengan biaya besar relatif murah, memberikan pengguna
rumah lebih banyak akses ke lebih banyak data. Koneksi data cepat ini
memungkinkan komputer di rumah untuk melayani halaman Web dan menjalankan
jaringan yang mencakup printer, PC klien, dan server. Beberapa rumah bahkan
memiliki firewall untuk melindungi jaringan mereka dari pelanggaran keamanan.
2.
Komputasi
Server-Klien
Karena PC telah
menjadi semakin kuat, dan lebih murah, desainer telah bergeser dari arsitektur
sistem terpusat. Terminal yang terhubung dengan sistem terpusat sekarang
digantikan oleh PC. Sejalan dengan itu, fungsi antarmuka pengguna yang pernah
ditangani langsung oleh sistem terpusat semakin banyak ditangani oleh PC.
Akibatnya, banyak sistem saat ini bertindak sebagai sistem server untuk
memenuhi permintaan yang dihasilkan oleh sistem klien.
Sistem
server dapat dikategorikan secara luas sebagai server komputasi dan server
file:
·
sistem server komputer menyediakan
antarmuka tempat klien dapat mengirim permintaan untuk melakukan tindakan
(misalnya, membaca data); sebagai tanggapan, server mengeksekusi tindakan dan
mengirimkan kembali hasil kepada klien. Server yang menjalankan database yang
menanggapi permintaan klien untuk data adalah contoh dari sistem tersebut.
·
Sistem server file menyediakan antarmuka
sistem file di mana klien dapat membuat, memperbarui, membaca, dan menghapus
file. Contoh dari sistem tersebut adalah server Web yang mengirimkan file ke
klien yang menjalankan browser Web.
3.
Peer
to Peer Computing
Struktur lain
untuk sistem terdistribusi adalah model sistem peer-to-peer (P2P). Dalam model
ini, klien dan server tidak dibedakan satu sama lain; sebaliknya, semua node
dalam sistem dianggap rekan, dan masing-masing dapat bertindak sebagai klien
atau server, tergantung pada apakah itu meminta atau menyediakan layanan.
Menentukan layanan apa yang tersedia dicapai dengan
salah satu dari dua cara umum:
·
Ketika sebuah node bergabung dengan
jaringan, ia mendaftarkan layanannya dengan layanan pencarian terpusat pada
jaringan. Setiap simpul yang menginginkan layanan tertentu terlebih dahulu
menghubungi layanan pencarian terpusat ini untuk menentukan simpul mana yang
menyediakan layanan. Sisa komunikasi terjadi antara klien dan penyedia layanan.
·
Rekan yang bertindak sebagai klien harus
terlebih dahulu menemukan simpul apa yang menyediakan layanan yang diinginkan
dengan menyiarkan permintaan layanan ke semua simpul lain dalam jaringan. Node
(atau node) yang menyediakan layanan itu menanggapi rekan membuat permintaan.
Untuk mendukung pendekatan ini, protokol penemuan harus disediakan yang
memungkinkan rekan kerja untuk menemukan layanan yang disediakan oleh rekan
kerja lain dalam jaringan.
4.
Komputasi
Berbasis Web
Web telah menjadi di mana-mana, yang mengarah ke
lebih banyak akses oleh berbagai perangkat yang lebih banyak daripada yang
diimpikan beberapa tahun yang lalu. PC masih merupakan perangkat akses yang
paling umum, dengan workstation, PDA genggam, dan bahkan ponsel juga
menyediakan akses.
Penerapan
komputasi berbasis web telah memunculkan yang baru kategori perangkat, seperti
load balancers, yang mendistribusikan koneksi jaringan di antara kumpulan
server serupa. Sistem operasi seperti Windows 95, yang bertindak sebagai klien
Web, telah berevolusi menjadi Linux dan Windows XP, yang dapat bertindak
sebagai server Web dan juga klien. Secara umum, Web telah meningkatkan kompleksitas
perangkat karena penggunanya mengharuskan mereka untuk mengaktifkan Web.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar